Instagram: Ubermoon

Monday, December 23, 2013

Langkawi.. Permata Kedah..

Hola hola!!
Saya sebagai blogger terajin abad ini mengucapkan selamat datang kembali di blog sendiri hai diri.. Hihihi..

Maaf ya lama tidak update blog. Banyak panggilan ngedangdut di kampung sebelah sampe yampun semua kostum manggung ngendon di laundry kiloan. :')

Anyhoo, pernah dengar nama Langkawi?

Langkawi adalah bagian dari Malaysia, letaknya di Kedah. Menyandang nama Permata Kedah (The Jewel of Kedah), seyogyanya Langkawi ini terkenal ya. Nyatanya, errr, saya kali yang kurang kece karena kebanyakan manggung maklum artis, saya nggak familiar dengan nama ini. Hihihi. Saat kemarin ikut cruise dan salah satu setopan (setopaaaaan...loe kira Mikrolet?!) di Langkawi, mulai lah saya Googling tentang Langkawi ini. Bujendral ternyata sudah pernah ke sana.

Saya: Ma, di Langkawi ngapain aja ya kita 5jam?
Bujendral: Mama dulu udah pernah ke sana, Dek! Belanja aja!
Saya: Ha? Belanja? Terkenal pusat belanja gitu di sana, Ma?
Bujendral: Iya! Mama sih dulu ke sana belanja. Belanja sendok sama garpu.
*kemudianhening*

NGAPAIN KE SANA BELANJA SENDOK DAN GARPU COBA??
*jorogin mama ke Mas Ryan Gosling* Hih!

Setelah Googling, akhirnya kami akan ke Kulim Geoforest Park dan naik Langkawi Cable Car! Woohoo!! Mari!!

Kami berhenti di Langkawi dari jam7pagi dan harus kembali sampai kapal jam12siang. Jadi hanya punya waktu 5jam sahaja. Hehehe. Turun dari kapal, kami langsung deal dengan taksi untuk menuju Kulim Geoforest Park karena hanya tempat itu yang sudah buka pagi-pagi. Secara umum, kehidupan baru dimulai jam10pagi di Langkawi. Nggak kayak di Bekasi, dulu jaman masih tinggal di Bekasi, jam4pagi saya sudah bangun dan nyeret badan ke kamar mandi. Hihihi.

Perhentian pertama: Kulim Geoforest Park. Hutan ini dikatakan tempat wajib kunjung kalau ke Langkawi. Belum ke Langkawi kalau belum menginjakkan kaki di Kulim Geoforest Park! :D Di sini kita bisa masuk ke gua kelelawar yang ya-Tuhan-baunya-luarbiasa-itu-gua-saya-sampai-nahan-napas-banget, huhuhu. Guanya lumayan panjang dan ada dua. Dua-duanya bau sih tu saya kasih tahu aja. Hahaha. Sayangnya, karena nggak ada pemandu yang ikut dan saya nggak bawa lampu, jadi ya udah ga keliatan lah itu di mana kelelawarnya. Tapi demi bau yang menyengat, sudah pasti ada kelelawar dalamnya. Cungguh!

Setelah dari gua kelelawar itu, kita akan diantar ke tempat peternakan segala binatang laut. Bisa megang ikan pari juga di sini yang mana saya serahkan tampuk pemegangan ikan pari tersebut ke bujendral saja dan pegang beberapa binatang lainnya. Ya lumayan lah. Ga bisa dikatakan spesial menurut saya sih. Hehehe. *peace*



Lalu perjalanan di Kulim Geoforest Park dilanjutkan ke tempat yang kata mamangnya adalah 'We see eagle.'. Hoooo, eagle...yayaya..WAIT WHAT IS THAT??

OMG, untuk bagian ini, saya akui, luar biasa. Jadi kami dan pengunjung lainnya akan tetap ada di kapal masing-masing (seperti kapal kecil yang dipakai island hopping kalau di Kepulauan Seribu) sementara salah satu awak kapal akan melemparkan daging dan WUSH elang buesar buanget terbang kencang, menukik, dan langsung menyambar tu daging dengan sukacita! Me and bujendral = bengong in awe! Hahaha.

Selesai dari Kulim Geoforest Park, kami lanjut ke salah satu tempat beli suvenir untuk lihat-lihat. Kain batik -daster batik - dress batik - kemeja batik - syal batik -peralatan membatik, sepatu ba....ah sudahlah, melengos ke luar. Hahaha. Perjalanan dilanjutkan ke Telaga Tujuh.

Pak supir taksi bilang, menuju Telaga Tujuh perlu hiking 15menit dari gerbang masuk. Saya lihat ke bujendral, wondering apakah beliau siap? Turun taksi, jalan masuk gerbang kemudian melewati dua kios dan "Dek, udah yuk, ga usah lah kita ke sini, nggak pake sepatu hiking juga.", kami pun berbalik badan masuk taksi lagi. Hahahaha. Lanjut ke Langkawi Cable Car, what is said to be the highest cable car in Southeast Asia, jam sudah menunjukkan pukul10.30 sementara kami harus sampai kapal lagi jam12siang dan perjalanan dari tempat cable car ini ke pelabuhan memakan waktu 1jam. Setelah diskusi enam bulan, maka kami bersikap bijaksana dengan turun taksi, foto di depan gerbang cable car, lalu masuk taksi lagi. Hahaha.


Bujendral ingin banget makan Roti Canai dan pak taksi pun mengantar kami cari roti canai kampung. Di dekat pelabuhan ada jalan kecil dan tadaaaa, satu restoran roti canai sederhana ada di situ. Saya makan roti canai plain sementara bujendral coba roti canai fussion dengan daging dan saus lada hitam. Ga sampai 6menit, bujendral udah mblokek-mblokek makan tu roti canai fussion sementara saya malah nambah, makan dua porsi roti canai plain. Dudududu. :))))

Jam 11.50 kami sampai di kapal lagi. Pas banget langsung masuk lalu bersantai di kabin. Phew. 5jam di Langkawi tu kejar-kejaran euy. Ga banyak yang sempat dinikmati. Tapi sempat melihat momen matahari terbit di pinggir pelabuhan Langkawi saat kapal baru merapat, saya tahu kenapa tempat ini menyandang gelar Permata Kedah. :) Lihat deh foto di bawah ini: cantik ya.. :')

Senyum dulu ah.. :)





Bonus:
cantik ya..
*kemudian dikeplak*


6 comments:

  1. Replies
    1. Sudah Mbak Greasy.. :D Langsung kok, ga aku lock IGnya.. :D

      Delete
  2. Dulu aku juga ke Langkawi, bareng Mama, dan cuma 4 jam juga di Langkawi, haha!

    Ini sum up-nya sih, belum cerita detailnya: http://backpackstory.me/2012/06/20/mencoba-berbagai-moda-transportasi-sepanjang-perjalanan/ :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. Tapi ya Riev, kalau dua hari gitu di Langkawi, mau ngapain juga ya? Hihihi.. :D

      Delete
  3. Sempat ke Langkawi (memang niat sih) lumayan 2 hari 1 malam, keliling-keliling tapi cuman sedikit yang didapat. Tapi, suka sih sama langkawi, sepi dan bersih pulaunya.
    Ceritaku yang disini ya kak mbul :D
    http://www.virustraveling.com/berlibur-ke-pulau-langkawi-malaysia/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul, masih sepi ya. Hehehe. Kalau cuma 2H1M atau 3H2M masih oke lah, kalau lebih dari itu, kayaknya aku bakalan mati gaya. Hihihi.

      Nanti aku mampir ya Kak Bob. :D

      Delete