Instagram: Ubermoon

Showing posts with label Cina. Show all posts
Showing posts with label Cina. Show all posts

Wednesday, November 3, 2010

Seperempat Hati Tertinggal di Macau..

Saya sudah coba mengemukakan perasaan saya tentang daerah administrasi khusus ini. Baik di buku catatan yang saya bawa, di sms saya ke teman2 yang menanyakan Macau, atau di cerita-cerita saya. Tapi saya gagal. Hanya satu kalimat yang dapat menggambarkan. 


Macau...I'm in Love..

Macau terlalu merebut hati saya. Macau terlalu menggoda. Macau terlalu menangkap keinginan saya akan dunia (maupun akhirat). Saya coba ceritakan ya.

Saya menginap di sebuah hostel milik seorang Bangladesh. Namanya Augusters Lodge (eh ini nama hostelnya maksudnya, bukan nama om yang punya..hihihi). Menemukan Augusters Lodge ini gampang-gampang susah. Saya dan teman-teman sempat lama tu muter-muter karena nggak tahu jalan. Hahaha. Dari jetty port kan kami naik shuttle bus gratisan ke Lisboa Hotel. Di depan jetty port memang banyak shuttle bus milik hotel-hotel mewah gitu, tapi dari buku panduan yang kami baca, yang gratis hanya beberapa, shuttle dari Lisboa Hotel salah satunya. Maka mari cuss!! *lumpat ke bus*

Sepanjang jalan kami lihat kiri kanan tapi biasa saja, lebih seperti Johor Bahru-Malaysia dengan jalan-jalan super lebar tapi sepi. Hihihi. Kami melewati Macau Tower lalu jalan terus sampai ke Lisboa Hotel. Nah kemudian barulah 'perjalanan' dimulai.

Karena ke Macau ini dadakan (remember saya harusnya ke Shenzen dulu tapi ditolak), jadi saya dan teman-teman nggak gitu aware dengan keberadaan sesungguhnya si Augusters Lodge ini. Alamatnya sih ada, tapi karena hampir semua orang yang berada di sana bisanya bahasa Mandarin, ya bagaimana lah kami-kami yang nggak ada tampang paham Mandarin ini bertanya? :))) Sempat nanya sama beberapa orang dengan menyebut alamatnya pun mereka nggak tahu. Yang ada malah Mbak Adhe beli nomor Macau dulu. Ih giliran orang mau beli produknya, dia ngerti. -_____-

Sempat kira-kira setengah jam saya dan teman-teman berputar-putar nggak jelas sampai kemudian memutuskan untuk mengambil salah satu jalan saja dengan perasaan dan pikiran positif akan menemukan si Augusters Lodge ini. Ancer-ancernya adalah apotik dengan sebuah nama. Jalan terus sambil tengok kanan kiri kanan kiri. Dan kira-kira jalan ketiga, ada yang meneriakkan nama apotek yang kami cari. Semua langsung nengok trus bahagia bener loncat-loncat melihat tu apotek!! Hahahaha. Siapa sangka coba? Ini Cina lho.. Dengan jalan yang dipenuhi berbagai toko yang masing-masing toko itu punya plang nama sendiri!! Dari sekian plang nama kok ya kami akhirnya bisa menemukan plang nama yang kami cari. Keren banget kan kami ini. Hihihi.

Enam puluh tujuh anak tangga harus kami naiki untuk akhirnya mencapai area penerimaan (eh jangan sedih, selain enam puluh tujuh anak tangga, kami juga harus melewati sebuat rumah bordil..hihihi). Kami diterima dengan baik dan harus menunggu sebentar untuk kamarnya disiapkan. Karena kami dadakan jadi jatah tempat tidur kami juga pas-pasan. Kami datang berlima dan hanya ada empat tempat tidur tersedia. Hihihi. Jadilah saya dan miu tidur berdua dalam satu tempat tidur ukuran single. :))))

Dekat dari tempat kami menginap ini ada tempat makan egg tart yang super terkenal banget! Margaret E Nata namanya. Dekat sekali, jalan kaki saja sampai. Di seberang kami menginap juga ada Bebek Peking luar biasa uenak! Jalan sedikit lagi, ketemu kaunter Bossini (eh ini gimana, penting ga? Hahaha). Jalan lagi sudah sampai deh di Senado Square, alun-alun besar yang jadi pusatnya old town Macau. Super menyenangkan!!

Di Macau juga bisa main-main ke The Venetian. The Venetian itu hotel maha wah wah. Di sana bisa naik gondola, keliling-keliling hotel yang didesain ala-ala kota Venesia. Menginap di sana juga bisa. Ada hotelnya. Waktu kami naik shuttle busnya The Venetian, kami bertemu dengan tiga orang Indonesia dari Surabaya dan mereka menginap di sana. Katanya kamar yang mereka tempati, per malamnya 5juta. OKEH!! Dadaaa babaaaay.. :))))

Di Macau juga ada The Bubbles di City of Dreams. Kesananya gimana? Sebenarnya bisa naik taksi, tapi karena kami beberapa kali coba naik taksi dan supirnya nggak bisa bahasa Inggris, maka kemudian naik taksi bukan pilihan lah. Pilihannya kembali pada: shuttle bus gratis!! Hihihi. Dari Venetian ke City of Dreams sebenarnya dekat, tapi shuttle busnya nggak terhubung. Jadi kami kreatif donk. Kami naik shuttle bus Venetian ke Jetty Port dan dari Jetty Port naik shuttle busnya City of Dreams. Hahaha. Kalau punya banyak waktu, cara ini bisa diikuti. Free jugak. Hihihi.

Apa yang menyenangkan dari Macau? SEMUANYA!!
Oh well, mungkin ini saya aja ya. Saya cinta semua tempat dengan gereja-gereja cantik dan di Macau banyak sekali gereja (atau reruntuhan gereja) yang bagus. Haleluya!

Biaya hidup di Macau juga masih sangat terjangkau, jadi kan kalau gitu jalan-jalannya juga lebih tenang ya. Ga takut uang habis terus. Huahahaha.

Saya meninggalkan seperempat hati saya di Macau.
Bagaimana tidak?
Di Macau, satu sisi hotel-hotel mewah, sisi lain ruko-ruko padat berdempetan. Satu sisi kasino besar-besaran, sisi lain gereja-gereja Katolik dengan arsitektur indah. Seperempat hati saya tertinggal. Saya tahu saya pasti akan kembali suatu saat nanti.


Senyum dulu ah.. :)

Margaret e Nata.. BEST EGG TART EVER!!
Senado Square
Ruins of St. Paul..
Kamar saya di Macau
Gondola di The Venetian
The Venetian
The Bubbles
The Bubbles

Ditolak masuk Shenzen..

Hari ini kami bangun pagi sekali. Karena harus menaiki MTR pagi ke perbatasan Hongkong-Shenzen. Semua sudah siap. Semua penuh rasa syukur.

- Syukur ya ini hr Minggu, jd stasiun ga penuh
- Syukur ya dpt duduk di MTR, bayangin kl hari kerja kayak apa
- Syukur ya cepet dapet keretanya
Dan syukur-syukur lainnya..Yang berubah ketika kami sampai di LoWu (stasiun perbatasan).

Kekesalan pertama, kami mencoba menanyakan visa on arrival yang kami inginkan di suatu kaunter dengan tulisan "China Immigration Services".

Saya: Hi, I wanna ask bout Visa on Arrival, where can we get it? *senyum manis*
Petugas: NO!!! NO VISA!!! *tangan melambai dengan kasar, tanpa senyum*

WHAAAATTTTT???!!!

Ada satu kaunter lagi yang hampir sama tapi semua tulisan dalam bahasa Mandarin. Mencoba peruntungan, saya datang lg.

Saya: Hi, I wanna ask bout making Visa on Arrival..? *membelalakkan mata dengan polos, senyum
Petugas: NO ENGLISH!!

WHAT THEEEE?????

Akhirnya kami nekat, masuk dalam barisan. Kesalahan kami adalah, kami tdk berada di barisan yang sama. Tiga dari kami di barisan kanan, 2 di barisan kiri. Saya di barisan kiri.

Teman pertama di sebelah kanan masuk.
Teman kedua di sebelah kanan masuk.
Teman ketiga di sebelah kanan masuk.
Teman di depan saya (baris kiri), memberikan paspornya. Dibolak-balik berkali-kali sama petugas imigrasinya. Saya tahu, pasti ada yang tidak beres. 

Petugas pada teman saya: VISA?
Teman saya: What?
Petugas: Visa? Where's Visa?
Teman saya: I wanna buy it, the visa on arrival.
Petugas: NO!! NO VISA!! *lalu memanggil temannya yang sepertinya jabatannya lebih tinggi dari dia. Temannya itu meminggirkan teman saya. Tiba giliran saya.

Memberikan paspor dengan sopan. Paspor dilihat sekilas. Berwarna hijau, berarti dari Indonesia, sama dengan teman saya.

Petugas ke saya: YOU WITH HIM??? (yak teman saya perempuan dia pake HIM lho..)
Saya: Yea.
Petugas: *Melempar paspor saya dengan kasar dan berkata GO!! GO!!!

SETAAAAAAANNNNN!! Ga pernah saya diperlakukan spt itu. HAISSSS..Sabar Bulan, sabar..

Saya bergabung dengan teman petugas imigrasi yg sedang bersama teman saya. Pertanyaan pertama dari dia: "You can speak English?" Tadinya mau saya jawab "Owh, better than you for sure." Tp urung, ntar malah bikin ribut. Hehehe.

Dia menjelaskan dengan bahasa Inggris yang patah-patah. Yang membuat saya tidak betah mendengarnya dan memilih mengiyakan saja apa kata dia. Hehehe. Intinya, sedang ada games di Cina. Entah apalah namanya, olympic atau apa lah. Dan selama games itu berlangsung, VoA tdk diberlakukan. Begituuuuuuu.. *Saya pribadi si ga gt sedih2 amat ngga ke Shenzen..Hehehe..*

Nah masalahnya sekarang adalaaaah....tiga teman kami sudah lolos dan dicap. Sedangkan kami berdua di luar, ga lolos. Ya gimana mau lolos, diliat paspornya juga enggak. *keluh*

Jd kondisinya lucu, 3 teman kami di belakang loket. Kami berdua di luar. Nah kami teriak-teriakan dan baca bahasa bibir deh tu untuk memberitahu apa yang terjadi. Hahaha. Saya dan teman saya yang ngga lolos si legawa bilang "Yaudah, kalian ke Shenzen aja, kita ke Macau langsung." Tapi ternyata teman-teman saya yang di dalam penganut once a five, should always remain a five. Hahaha. Jadilah kami menunggu di luar tanpa kejelasan berarti dan tiga teman kami di dalam sibuk mengurus pengeluaran mereka. Hehehe.

Tidak berapa lama akhirnya kami bersama kembali. Makan. Lalu duduk sebentar untuk memikirkan bagaimana kelanjutannya. Akhirnya diputuskan utk lgsg ke Macau. Nah di Macau kami blm punya penginapan, jadilah kami sibuk telepon penginapan dari buku panduan yang dibawa. Menelepon sebentar dan diberitahu masih ada kamar dan akan disimpankan asalkan kami sampai di Macau secepatnya. Huaaaaaa. Langsung beli tiket lagi untuk pulang dan menuju terminal ferry, segera ke Macau. 

Saya sih...Sudah pasti senang..Hihihihi..Macau adalah tujuan terakhir kami dan dari bayangan yang saya dapat dari buku panduan, sepertinya akan menjadi tempat yang membuat saya betah. :)

Jadi, bye bye Shenzen, you know I hate you. Kalau saya punya uang lagi dan sudah mengurus Visa dan bisa masuk sana, ingin rasanya saya menunjukkan paspor hijau saya depan muka si petugas imigrasi yang kemarin membantingnya. "HERE!!! I GET IN YOU RUDE WORTHLESS OFFICER!!!" Hehehehe.


Senyum dulu ah..

Disneyland Hong Kong!!

Jadwal hari ini..Disneyland.. Ahoy!!!

Kami sudah membeli tiket Disneyland di The Peak kemarin. Ada di lantai bawah. Dengan istana tinggi berwarna biru sebagai latarnya (jangan dijadikan acuan, mungkin saja di lain waktu, istananya berubah jd merah muda. :)) Saran saya, belilah tiket masuk Disneyland disini. Selain harganya sama, tidak perlu antri saat Disneyland buka, juga mendapat suvenir khrateis. Hehehe. Dari beberapa pilihan suvenir yang diberikan, akhirnya kami memilih payung. Payung berwarna biru bertuliskan Disneyland. :)

Disneyland buka jam10pagi. Kami berlima, si gadis Tsim Sha Tsui (nama daerah mansion dmana hostel kami berada dan juga nama stasiun penyambung ke banyak stasiun lainnya) berangkat pukul 8 pagi. Tdk langsung ke Disneyland. Makan dulu lah di 7eleven. Hahaha. Murah meriah. Kan perjalanan masih panjang, uang smakin lama smakin menipis. :p Saking seringnya kami ke 7eleven ini, penjaganya sampai kenal kami. Hehehe. *eh, sepatutnya ga si saya bangga disini???


Full Team.. Plus uni merem.. :))))

Jam 9 lewat kami sudah sampai. Bersantai sebentar karena jg masih sepi. Peta Disneyland dibagikan gratis di pintu gerbang. Kami diam sebentar utk mengatur rencana. Mohon dicatat, pengaturan rencana ini penting mengingat ada beberapa wahana yang favorit dan mengantri. Jika tanpa rencana, pasti waktu habis dan badan sudah kelelahan kesana kemari dan mengantri. Nah dengan mengatur rencana dan meihat mana saja wahana yang bs dicapai dengan fast pass (tiket yang bisa diambil yang memberitahukan jam berapa kita bisa kembali dan tidak perlu mengantri panjang, langsung masuk), dan mana yang tidak, waktu jd efisien. :) Sayangnya saya lupa kronologis rencana kami ini, jadi tidak bisa membaginya disini. Maaf ya. Padahal rencana kami, menurut saya, sangat bagus. Hampir semua wahana kami naiki dan kami mengantri tidak lebih dari 5-10menitan. :)



Dan petualangan dimulai. Salah satu teman menggembar-gemborkan Space Mountain dr hari sebelumnya. Saya sendiri sengaja tdk membuka web Disneyland krn ingin dikejutkan. Sebelum msk ke kereta ada tulisan yang mengindikasikan bahwa permainan ini akan melempar menanjak menjatuhkan dengan kecepatan kencang dan jika ragu, maka jangan menaikinya dan itu adalah kesempatan terakhir utk berbelok. Dududududu....Kok jd agak gentar ya saya. Tapi sudah kadung. Tidak mau pula saya menjadi satu-satunya yg tidak menaiki wahana ini. Jadilah saya naik!! *gengsi tingkat tinggi*

Ketika kereta berjalan, saya sudah mengucap "Aduh mami (panggilan saya ke teman saya yang satu kereta), knapa si kita naik ini???" Dan wusssss kereta melesat dalam kegelapan. Tidak ada apapun yang bisa dilihat. Hanya gelap dan semburat jingga disana sini, seperti komet. Dan benar. Kami menanjak, menanjak lagi (dan disini saya mulai tidak suka ni..hehehe) lalu menurun secara tajam, belok kanan patah, belok kiri, menurun lagi dengan cepat seperti dijatuhkan, menanjak lagi, memutar, belok kanan, lurus dengan kecepatan tinggi, memutar....Haduuuuuh, KENAPAAAA????? KENAPAAAA??? BUNUH AJA GUWEEE!!! Takuut!! Dan ini lucu mengingat saya senang bungy jumping dan olahraga ketinggian lainnya tapi saya sangat takut di wahana (baca: WAHANA) ini. Analisa saya, karena di dalam sangat gelap. Adalah menakutkanuntuk tidak mengetahui apa yang anda hadapi di depan bukan??? Bukaaan??? Iya kaaan..Jawab donk iya..Huhuhu..

Keluar dr Space Mountain, kami duduk sebentar. Minum. Mengembalikan nyawa. Lalu memutuskan mengutuk keras teman kami yang menggembar-gemborkan wahana ini. Hahahaha. Lalu menaiki wahana yang santai-santai saja setelahnya. Hihihi.

Seperti saya tulis di atas, hampir semua wahana kami naiki. Ini daftarnya:
1. Space Mountain
2. Buzz Lightyear Astro Blasters (fungsi spin di kereta asik lho buat muter-muter..hehehe)
3. Autopia (jangan ketipu, ini beneran HARUS nyetir, bkn diem aja membiarkan mobil berjalan)
4. Mickey's PhilharMagic (FAVORIT!!!!)
5. The Many Adventures of Winnie The Pooh (ada fast pass..)
6. Sleeping Beauty Castle
7. Fantasyland Railroad Station (lumayan kalau betis dah nyut-nyutan, naik ini aja. :))
8. Jungle River Cruise (kami beruntung karena guide kami luarbiasa ekspresif..Menyenangkan!!)

Selesai bermain di wahana-wahana itu, pas sekali jam menunjukkan hampir pukul tiga sore. Pukul tiga sore akan ada parade di Main Street Disneyland. (Inilah pentingnya pengaturan rencana di awal. :)) Kami terpisah. Cukup jauh. Ada yang balik ke Winnie The Pooh membeli baju karena ternyata baju yang diinginkan tidak ada di toko-toko di Main Street. Ada yang mencari tempat baik untuk menonton. Dan saya? Saya sibuk memilih permen-permen yang akan saya jadikan oleh-oleh. Perlu dicatat bahwa saya bukan tipe pembeli oleh-oleh. Meminta oleh-oleh dr org yang pergi pun jarang, maka bisa dpastikan saya menghabiskan waktu lama sekali di tempat permen itu dengan hasil satu kotak coklat (saya suka kalengnya, bukan coklatnya), satu renteng gummy, dan satu pak mint candy dalam 4 kaleng kecil-kecil. SEE!!! Segitu doank lama milihnya. Ga penting bgt deh. Hehehe.

Saya menonton parade sendiri sementara yang lain berkumpul di bagian lain Main Street. Tidak apa. Tetap menikmati. :)

Senang lah seharian di Disneyland. Pulang-pulang kucel tapi bahagia. :D

Senyum dulu ah..

Hari pertama di Hong Kong

Dr malam sesampainya di Hongkong, saya memang sudah tdk enak badan. Saat ingin tidur, saya tdk bs. Ada dua dr lima perempuan ini yang mengorok. Kelelahan rupanya. Saya sudah coba pakai earphone dan mendengar lagu, tidak berhasil. Jadi saya terjaga sampai kira2 menjelang pukul 5. Lalu satu per satu dr mereka bangun (yg berarti tdk ada orokan lg donk) dan saat mereka bangun, saya tidur. Hahaha. Minum obat setelahnya dan melarutkan vitamin C. Saya sehat kembali. Hoooo yeah!!!


Hari ini kami akan berjalan kaki menuju Avenue of Stars. Semacam jalan di pinggir pelabuhan yang dikelilingi taman. Dan di jalannya, banyak tercetak tangan2 aktor/aktris terkenal, yang sayangnya, mereka terkenal di negara Cina. Hahahaha. Saya tdk mengenal 90% dr mereka. Hanya 3 aktor berkebangsaan Cina yang saya tau. Bruce Lee. Jackie Chan, dan Chow Yun Fat. Hahahaha. 


Avenue of Stars di malam hari. Ada pertunjukkan air mancur juga.

Lalu kami ke The Peak. Sebuah tempat di dataran tinggi yang menyajikan pemandangan kota Hongkong. Saya suka tempat tinggi dan saya suka udara dingin. Jd saya sangat bersemangat!! Tambahan pula, di The Peak ini ada museum lilim Madame Tussauds. Memang tdk sebesar yang pertama di London sana (sok tau, kesana jg blm pernah) tp museum ini cukup lucu dan menghibur. :)

The Peak - Hong Kong
Trip Buddies!!
Nyontek Mas Shakespeare di Madame Tussauds..


Pulang dr sana. Berjalan kaki kembali menuju hostel. Otot betis sudah terasa ditarik. Jalan pun saya menahan (sedikit) sakit. Maklum, di Jkt kan ditemani si Obil kemana-mana. :) *anak manja lagi cari alasan saja!!

Dan di hari pertama di Hongkong ini, saya sudah tau, saya menyukai kota ini tp biasa saja. Tdk terlalu suka. Terlalu urban bagi saya. :) Tapi tetap menjaga suasana hati donk. Tetap hrs menikmati perjalanan ini. :) Jd tetap tersenyum. Apalagi mie wonton yang saya makan enak sekali. *eh, ga nyambung ya. Hahahaha.


Senyum dulu ah..

Puji Tuhan..Hongkong Terjamah..

Ah..Menulis blog jg akhirnya. Sudah mau menulis tentang cerita perjalanan saya kemarin tp biasa lah, post vacation itu adlh momen terberat. Momen saat harus kembali ke kehidupan nyata. Hahahaha.

Jadi, saya ke Hongkong tanggal 14 Oktober kemarin. Bersama teman-teman. Lima perempuan terdiri dari 1 ibu, 3 perempuan lajang, dan 1 yang berada di antara keduanya. Nah tebak saja mana yg saya mana yg lainnya. Hahaha.

Pesawat beangkat pukul 16.50. Dari awal perjalanan, kehebohan memang sudah terjadi. Biasalah perempuan2 ini banyak ah uh ah uh. Pengen jalan2 tp maunya yg murah meriah. :p Mengantri check in ya Tuhan lamanya. Ada pula bule Brazil yang kelebihan beban koper dan menolak untuk membayar. Jadilah dia menghambat antrian kami. *Just for the record, bule Brazil ini bawa guling anak2 yg uda kumeeeel banget..Antara mau terharu sm mau nempeleng kepalanya. Hehehe.


Kami tiba sekitar pukul 12 malam. Di airport yang futuristik, dingin, dan terkesan angkuh. Semua tanpa senyum. Bahkan hanya untuk menunjukkan dimana toilet berada, tak sesungging senyum pun diberikan. *Saya si, walaupun ga dikasi senyum ya tetap tersenyum aja. Hehehe.

Keluar imigrasi, menelepon dengan telepon umum gratis. Menelepon siapa lg kl bukan hostel tempat kami akan tinggal. Dijawab akan ditunggu. Naik taksi berlima, menuju ke sana. Di taksi, 2 perempuan lajang dan 1 ibu ini mengobrol. Bagaimana cara menghadapi calo yang akan kami temui di lantai bawah hostel kami. Saya sendiri sibuk dalam diam. Setiap kali turun pesawat dan mulai menapakai jalanan kota di kota yang belum pernah saya temui, saya selalu diam dulu. Mencoba menangkap aura kota ini dl. Mencoba berkompromi. :)

Oya, saya dan teman2 tinggal di suatu daerah yang jika saya sebutkan, semua org akan memutar bola matanya. CHUNGKING MANSION. Yup, you got it right. THAT mansion. Saya sendiri tdk pernah peduli akan tinggal dimana jika sdg berjalan-jalan. Karena itu saya tdk bermasalah. Tapi lalu ketikak teman saya membeberkan betapa muramnya tempat ini dan banyak sekali calo dengan ras tertentu yang suka membuntuti org msk, saya jd agak ketar ketir jg. Aplg Silka, teman saya, yg sblmnya sudah ke Hongkong membelalakkan mata ketika saya bilang saya akan tinggal disana. Saya masih ingat komennya, "Bulaaaan!!!! Knapa km tinggal situ?? Itu tu tempat terdodgy dr yg terdodgy. Aduuuuh." Dan saya hanya tertawa. Entah kenapa saya yakin saya bs melewatinya. Dan benar adanya.

Kami selamat-selamat saja tu melewatinya. Tiga hari kami habiskan di Hongkong, di mansion yang sama dan kami baik2 saja. Dan kamar di hostel yang kami tempati terhitung bersih. Jd saya pribadi tdk masalah. Saya baik2 saja dengan hostel ini. 

Dan Puji Tuhan..Hongkong terjamah di hari pertama yang hanya kurang beberapa menit lg saja. :)

Oya, saya selipkan voto kamar saya disana ya. Kamarnya bersih dan ukurannya cukup utk satu org. SAYANGNYA, kami hrs menempati kamar ini berdua!! Hahahaha. Tp ternyata cukup kok utk berdua. :) Hangat malah.Hahahaha.

Senyum dulu ah.. :)