Instagram: Ubermoon

Showing posts with label Itinerary. Show all posts
Showing posts with label Itinerary. Show all posts

Thursday, September 11, 2014

Itinerary 2H2M (atau 3H2M) Solo

Untuk beberapa yang (pernah) sekedar bertanya (atau malah meminta) saya buatkan itinerary, ini beberapa itinerary yang mau saya bagi. Gratis untuk kalian. :)

Bilang apa hayoooo? :p

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hari 1:
Sampai di Solo di pagi hari setelah menghabiskan 8jam40menit menumpang kereta Argo Lawu dari Jakarta langsung lah cari angkutan (becak atau mobil sewaan atau taksi) di luar stasiun. Minta untuk diantar ke Gudeg Ceker Margoyudan untuk makan awal-lebih-pagi-dari-makan-pagi. Hihihi. Gudeg Ceker Margoyudan ini bukanya dari jam 2pagi hingga sekitar jam 6pagi. Tapi biasanya jam 5pagi sudah habis. :D



Setelah urusan mengisi hati perut selesai maka perjalanan dilanjutkan ke penginapan untuk check-in. Tapi kalau belum bisa check-in, jangan sedih, main saja ke Pasar Gede. Pasar adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi saat kamu nggak tahu mau ke mana di pagi hari! Hihihi. Di Pasar Gede bisa lihat-lihat keadaan pasar, bisa beli pisang murah setandan untuk makan pagi esok hari, bisa dapat makanan-makanan tradisional, dan bisa ikut di market-galore saja reramean di pasar. Hihihi.

Kalau saat ke penginapan sudah bisa check in, maka langsung check in dan istirahat saja dulu. Senyaman-nyamannya kursi di kereta, tetap saja tubuh tidak bisa lurus sempurna dan tidur pun tidak senyaman tidur di kasur kan. :D Istirahat kira-kira hingga jam 9 atau 10 lalu naik becak menuju Pasar Gede untuk makan Nasi Liwet Bu Sri! Hehehe. Nasi Liwet Bu Sri ini tempatnya di seberang Pasar Gede. Tanya saja ke orang di sekitar Pasar Gede, pasti semua tahu. :)



Selesai makan, jalan kaki menyeberang (di zebra cross ya) ke dalam Pasar Gede untuk menikmati Dawet Telasih Bu Dermi! :D Banyak dawet telasih tersedia di dalam Pasar Gede tapi yang terkenal memang Dawet Telasih Bu Dermi ini. Posisinya agak di belakang dan bersiap dijudesin mbak penjualnya ya. Hihihi. Tapi dawetnya sendiri enak! Segar sekali! Jadi tidak apa deh dijudesin juga. :D

Setelah itu, jalan-jalan lah di sekitar Pasar Gede. Ada kelenteng juga di sebelah kirinya. Kelentengnya kecil tapi cantik! Boleh foto-foto di sana. Kalau mau masuk, jangan lupa buka alas kaki dan ijin penjaganya ya.

Selesai dari Pasar Gede, perjalanan dilanjutkan ke Pura Mangkunegaran. Beli tiket lalu masuk menjelajah kawasan istana dan museum yang ada di dalamnya. Dari Pura Mangkunegaran, lanjut ke Pasar Klewer yang keberadaannya tak jauh dari Pura Mangkunegaran. Mau belanja batik murah meriah, bisa di pasar ini. Di luar Pasar Klewer, dekat gapura, ada juga Tengkleng (yang sepertinya) super enak karena ramai sekali. Karena saya bukan pemakan daging merah jadi nggak bisa kasih penjelasan akan rasanya ya. :D

Dari Pasar Klewer, perjalanan dilanjutkan ke Kampung Batik Kauman. Susuri gang-gang dengan toko-toko batik di kanan kirinya. Mau belajar membatik? Bisa ke Batik Gunawan di ujung jalan. Mau sekedar berbelanja, bisa di sepanjang jalan itu. Jangan ragu ke gang-gang sebelahnya karena banyak toko-toko kecil juga yang kadang menawarkan model baju atau celana atau batik yang tidak ada di tempat lain.

Selesai dari Kampung Batik Kauman, lihat jam! Kalau belum jam dua siang, langsung menuju ke Kantor Dishub Manahan untuk naik Bus Wisata Werkudara! Bus ini hanya beroperasi Sabtu dan Minggu dengan jadwal keberangkatan dua kali dalam sehari. Untuk menaiki bus ini, paling tidak reservasi sehari sebelumnya ya. Lebih jelas tentang bus ini, silakan baca post dari teman jalan saya Kakatete di sini.



Setelah Bus Werkudara sampai kembali di Kantor Dishub, jalan kaki untuk makan (lagi? IYA LAGI!) di Cafe Dangan sambil santai mengobrol. Cafe Dangan letaknya nggak jauh kok dari Kantor Dishub dan sudah pasti bisa jalan kaki. Keluar Kantor Dishub ambil jalan ke kiri. Lurus terus mengikuti jalan, jangan belok-belok walaupun jalan terpecah. Tetap lurus saja dan kalau lihat ada bapak atau ibu haji di jalan tersebut, percayalah kalian berada di jalan yang benar. Jalan yang diridhoi. Amin. Puji Tuhan. Di Cafe Dangan bebas menghabiskan waktu sampai malam. Lalu kembali ke penginapan dengan becak atau taksi. Hari pertama, selesai. :)

Hari 2:
Hari ini ayo ke luar kota sedikit. Sewa mobil untuk menuju perhentian pertama: Timlo Sastro. Mari makan! Hahaha. Perut terisi, happy tummy happy me, perjalanan dilanjutkan ke luar kota menuju Karanganyar. Jangan lupa minta berhenti sebentar di mini market untuk beli minum dan makanan kecil ya. Tujuan wisata yang pertama adalah Candi Cetho tapi sebelum mencapai Candi Cetho, kalian akan melewati Kebun Teh. Minta berhenti sebentar di Kebun Teh itu untuk menghirup udara segar, minum teh hangat, dan kalau beruntung, beli Cilok Kukus! Nom nom nom! :D



Sebentar saja di Kebun Teh, ayo lanjutkan perjalanan ke Candi Cetho. Beli tiket masuk lalu persiapkan kaki untuk menaiki tangga menuju atas candi. Sebelum sampai atas, belok kiri dulu ke menuju Candi Kethek. Jadi sekali dayung, dua candi terlampaui. :D Sudah selesai bersantai dan melihat sekeliling Candi Cetho, ayo ke candi lainnya: Candi Sukuh! Dari Candi Cetho ke Candi Sukuh tetap naik mobil ya, tidak bisa jalan kaki. Beli tiket masuk lagi dan nikmati candi yang terkenal sebagai candi porno ini. Ademnya suasana komplek candi pun cocok untuk bersantai menikmati angin semilir. :D

Setelah dari Candi Sukuh, kita ke tujuan terakhir yaitu Air Terjun Jumog! Kaki tetap harus dipersiapkan karena menuju dan kembali dari air terjun ini, kita harus menuruni dan menaiki 232 anak tangga! Aha! *beli koyo untuk persiapan ya* Sampai di jembatan sebelum air terjun, bisa kita lihat banyaknya tempat makan lesehan di pinggir sungai dengan air jernih mengalir. Jadi makan lagi? OH SUDAH TENTU! Hahaha. Tidak ada yang bisa mengalahkan makan Sate Ayam atau Sate Kelinci di pinggir sungai sambil mengobrol santai dengan teman, kan? :D



Habis makan, jangan lupa ke air terjunnya ya. Jangan habis makan lalu balik! Hihihi. Oya untuk yang pergi bareng keluarga, bisa banget bawa baju renang ya karena di Air Terjun Jumog ini ada kolam renang. Bersih dan menyenangkan kok ada Jungle Gym-nya juga. :)

Sudah puas bersantai di Air Terjun Jumog, ayo jalan kembali ke mobil dan pulang ke Solo. :D Kalau masih lapar, bisa berhenti di angkringan yang ada di pinggir jalan kembali ke Solo. Saya lupa namanya tapi itu cukup terkenal kok dan biasanya penuh. Hihihi . Sampai di Solo, mandi dan istirahat lalu bisa makan. Mau makan di restoran, banyak pilihan ternyata di Solo. Dan banyak kafe-kafe lucu bertebaran. Kalau lelah, sudah lah makan di mall saja atau di dekat penginapan. *percayalah, saya nggak main-main soal bilang 'lelah' ini karena seharian keliling candi dan naik turun tangga, kaki tidak akan bisa bohong.. :p*

Untuk yang besok pulang (2H2M perjalanan), jangan lupa beli roti atau makanan bawaan untuk besok makan pagi sebelum naik pesawat kembali ya.

Hari 3:
Yang kembali pagi ini ke kehidupan nyata, hati-hati di jalan pulang. Yang masih ada waktu (3H2M) sebelum kembali sore hari di hari ketiga, ayo ke Pasar Mbeling untuk makan pecel! Hehehe. Perut kenyang, ayo geser ke Pasar Triwindu! Pasar Triwindu ini pasar barang antik (seperti yang ada di Jl Surabaya, Menteng, tapi jauh lebih besar). Nikmati perjalanan ke masa lalu dan buang mantanmu di sini bernostalgia. Capek berputar-putar, jalan kaki sebentar ke Taman Sriwedari. Taman besar yang cocok untuk bersantai. Badan sudah cukup segar, ayo segera kembali ke penginapan dan bersiap untuk kembali ke kenyataan. Pesawat sudah menunggu di Bandara Adi Sumarmo Boyolali, membawamu kembali ke Jakarta! :D Short getaway, tapi dengan banyak senyum dan banyak bersyukur, sungguh lah ini liburan singkat yang menyegarkan! :)

Sekian itinerary gratisannya. Kalau ada yang kurang, maaf ya; kalau ada yang salah, beritahu saya. Kalau kurang pas, silakan diubah susunannya sesuai rute jalan-jalan yang diinginkan. Hihihi.

Terima kasih.
Kembali kasih.

Senyum dulu ah.. :)

Tuesday, August 5, 2014

Gratisan: Itinerary 4H3M Sumatra Utara

Untuk beberapa yang (pernah) sekedar bertanya (atau malah meminta) saya buatkan itinerary, ini beberapa itinerary yang mau saya bagi. Gratis untuk kalian. :)

Bilang apa hayoooo? :p
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Itinerary Sumatra Utara 4H3M

Hari 1:
Sampai di Kualanamu International Airport (KNIA) bisa makan dulu sebentar untuk isi perut yang kosong karena nggak beli on-board meal demi pengiritan. Selesai makan, keluar dan mari langsung menuju Danau Toba. Untuk menuju Danau Toba ada beberapa pilihan cara yang bisa dilihat di sini; mudahnya, kalau naik travel bisa langsung dari KNIA, kalau mau naik bus reguler, ambil DAMRI dulu ke Terminal Amplas dan dari sana baru naik bus menuju Parapat. Kalau naik travel, akan langsung diantar ke penginapan. Kalau naik bus biasanya akan diantar sampai pinggir jalan yang menuju Danau Toba itu, dari situ jalan kaki saja bisa kok (atau kalau bawaan banyak, ya naik angkutan Rp3000 saja). Sampai di penginapan, taruh barang dan istirahat sebentar untuk kemudian jalan-jalan di sekitar Danau Toba. Jalan di pinggir Danau Toba ini satu arah dan terhitung mudah kok untuk disusuri. Bisa juga naik ferry wisata untuk muter-muter di Danau Tobanya. Untuk pilihan tempat makan, bisa jalan kaki menuju jalan besar. Di sana banyak restoran yang menjual masakan Padang. Jangan lupa coba makan Ikan Pora-Pora ya, enak kraus kraus. :D




Hari 2:
Hari ini kita ke Pulau Samosir yuk. Dari penginapan naik angkutan (angkutannya hanya ada satu jenis kok, jadi tak perlu pusing, satu arah pun jalannya.) ke pelabuhan yang dituju. Kalau menuju ke Tomok tanpa bawa kendaraan, naiknya dari Pelabuhan Tigaraja dengan jadwal ferry berangkat tiap setengah jam mulai dari 06.30 - 18.30. Bayar tiketnya langsung di atas kapal. :D Sampai di Tomok, susuri gang kecil yang kanan kirinya dipenuhi banyak kios menjual baju sampai bertemu jalan besar. Dari situ menyeberang saja ke jalan kecil lain dengan (masih) kios di kanan kirinya. Di jalan kecil ini bisa berhenti untuk mengunjungi Patung Sigale-gale dan lihat pertunjukkan tarinya. Lihat pertunjukan tari ini bayar ya. :D Setelah lihat Sigale-gale, lanjut jalan lagi menuju Makam Raja Sidabutar. Jalan sampai ke belakang dan kemudian lanjut ke Museum Batak. Dari Museum Batak, jalan kaki menyusuri jalan kecil yang sama menuju jalan besar tadi. Belok kanan dan jalan kaki lagi sampai menemukan gereja yang ada di atas bukit. Gerejanya sesungguhnya biasa saja, tapi karena saya lihat dari pas di atas ferry gereja ini cantik, jadi ya mampir. Hehehe. Setelah dari gereja, masuk ke salah satu kios kecil di sekitar Pasar Tomok dan pesanlah Mie Gomak! Hehehe. Super enyak!





Setelah makan, carilah betor dan tawar-tawaran biaya untuk putar-putar ke Tuktuk. Berhenti sebentar di pinggir Sigale-gale besar untuk lihat pemandangan. Di Tuktuk kalau sempat, beli Roti Samuel. Bawa pulang ke Parapat. Katanya, enak! :D 

Balik ke Parapat naik ferry lagi setelah itu habiskan waktu sebentar di pinggir Danau Toba. Merenung. Tentang masa lalu dan masa depan dan mantan. Lalu balik ke Medan dengan naik travel. Sampai di Medan, masuk penginapan, taruh barang, dan cari betor kemudian langsung menuju Kampung Madras/Kampung Keling untuk makan malam. Kalau lambungnya masih muat, lanjut naik betor lagi ke .... UCOK DURIAN! Menikmati durian super lembut dengan harga super bersahabat. 

Hari 3:
Hari ini saatnya keliling Medan! Mari menuju Kesawan, menyusuri jalan sampai ke Tjong A Fie Mansion. Masuk, melihat, dan mendengar cerita sejarah saudagar kaya beserta perjuangannya. Di depan Tjong A Fie Mansion ada Soto Kesawan, bisa makan di sana atau ke Tip Top Restaurant yang terkenal karena vintagenya, atau naik betor ke Soto Pagi Sore  :D Lalu cari betor dan menuju ke Istana Maimun, jangan lupa foto pakai kostum Melayu. Hihihi. Dari Istana Maimun, menyeberang dan jalan sedikit ke Mesjid Raya Medan.




Lanjutkan perjalanan dengan taksi menuju St. Maria Annai Velangkani, gereja Katolik dengan bentuk arsitektur seperti kuil. Pulangnya, masih dengan taksi, beli Bolu Meranti untuk oleh-oleh. Sore menuju malam, bisa naik betor untuk mencoba Mie Siantar Awai yang super yum! Lanjut jalan kaki ke Merdeka Walk dan nikmati malam terakhir di Medan ala anak gahul. Ihir!

Hari 4:
Kalau kembalinya siang/sore, bisa ke Kantor Pos Medan dulu yang berada di pinggir seberang salah satu sudut Merdeka Walk. Kantor Posnya berada di gedung vintage yang keren. Masuk lalu beli kartu pos dan kirim ke saya. :D Setelah itu, langsung menuju Stasiun Medan dan naik airport train ke Kualanamu. Perjalanan selesai deh. :)

Sekian itinerary gratisannya. Kalau ada yang kurang, maaf ya; kalau ada yang salah, beritahu saya. Kalau kurang pas, silakan diubah susunannya sesuai rute jalan-jalan yang diinginkan. :) Hihihi.

Terima kasih..
Sama-sama..
Senyum dulu ah.. :)

Saturday, June 14, 2014

Gratisan: Itinerary 3H2M Kuala Lumpur

Untuk beberapa yang (pernah) sekedar bertanya (atau malah meminta) saya buatkan itinerary, ini beberapa itinerary yang mau saya bagi. Gratis untuk kalian. :) 

Bilang apa hayoooo? :p
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Itinerary Kuala Lumpur 3H2m

Hari 1:
Sampai di Kuala Lumpur, taruh barang bawaan di penginapan, menyegarkan diri sebentar lalu menuju Menara Kembar Petronas (monorel turun di Stesen Bukit Nanas disambung jalan kaki ATAU LRT langsung sampai Stesen KLCC). Di KLCC/Menara Kembar Petronas, bisa jalan-jalan, makan, foto-foto di dalam mallnya. :D Malam hari lanjut ke KL Tower, bisa jalan kaki dari KLCC/Menara Kembar Petronas, tapi kalau sudah capek, naik taksi saja karena jalannya lumayan agak menanjak. Hihihi. Kalau sudah sampai Kantor Keamanan di mana kalian bisa beli tiket, tunggu saja shuttle van yang akan membawa kalian ke kaki KL Tower, kecuali kalau mau olahraga, silakan, itu nanjaknya hayuk banget! :))) Selesai dari KL Tower, naik monorel dan turun di Medan Tuanku, di persimpangan samping kiri Tune Hotel (kelihatan jelas kok gedungnya yang merah putih), ada tempat makan di area terbuka gitu. Kebanyakan yang jualan orang Indonesia. Saya rekomendasiin banget Char Kuey Teownya. Penang style dan sampai sekarang, menurut saya, masih yang terenak di KL. Hehehe. :P Selesai makan, kembali ke penginapan dan istirahat.

Menara Kembar Petronas
Kuala Lumpur dilihat dari KL Tower

Hari 2:
Ayo ke Batu Caves (LRT turun di Stesen Sentul), jangan minum apapun yang berpotensi memabukan di pagi hari karena kita akan menaiki sekitar 272 anak tangga - kalau nggak percaya, kalian mungkin akan mengalami apa yang saya alami di sini. Coba juga makanan vegetarian yang ada di kios-kios di depan gua. Kalau kepanasan, segarkan diri dengan kelapa muda yang juga ada di depan gua. Setelah dari Batu Caves, perjalanan bisa dilanjutkan ke Bukit Bintang atau Central Market. Dua-duanya tempat belanja. Saya pribadi lebih suka ke Bukit Bintang. Central Market lebih kayak ITC dan kualitas barang-barangnya lebih kurang, tapi untuk yang mau beli grosiran, cocok banget ke Central Market ini. Makan malam di Jalan Alor, Bukit Bintang, recommended banget! Bukit Bintang bisa dicapai dengan Monorel, turun di Bukit Bintang. Central Market bisa dicapai dengan LRT, turun di Pasar Seni.

Pelataran Batu Cave
Batu Cave

Hari 3:
Hari ketiga ini santai-santai saja sambil menunggu pesawat balik. Kalau masih ada setengah hari, datang lebih cepat saja ke Bandara klia2. Selain lebih nyaman karena sudah mengatasi lalu lintas kota, juga karena di dalam bandara ini ada shopping mall besar! Jadi bisa jalan-jalan dulu dan beli oleh-oleh jika ingin. Hehehe. :)

Sekian itinerary gratisannya. Ya kalau ada yang kurang maaf ya; kalau ada yang salah, beritahu saya. Kalau kurang pas, silakan diubah susunannya sesuai rute jalan-jalan yang diinginkan. :) Hihihi.

Terima kasih.. :)
Senyum dulu ah.. :)